PROPOSAL MENDIRIKAN LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR
(BIMBEL)
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Padatnya populasi penduduk yang tidak diikuti peningkatan penghasilan perkapita menjadikan masyarakat memiliki beban berat dalam memenuhi kebutuhannya membuat kondisi perekonomian Indonesia tidak menentu yang kemudian mengakibatkan banyak permasalahan yang timbul. Salah satu kebutuhan manusia itu adalah pendidikan baik formal (TK, SD, SMP, SMA, Universitas) maupun non formal (kursus komputer, kursus bahasa inggris,dll). Pendidikan formal jelas tujuannya untuk memperoleh jenjang keberhasilan yaitu kelulusan. Di sini kita akan mendapatkan title seperti sarjana, megister, atau pun professor. Dalam hal ini pendidikan luar sekolah memiliki peranan yang tidak kalah penting. Pendidikan ini berfungsi untuk membantu sang anak didik untuk memaksimalkan potensinya yang mungkin belum seluruhnya bisa diperoleh melalui jenjang pendidikan formal. Sebenarnya apa yang di perlukan dalam menjalankan pendidikan non formal itu ? jawabannya yaitu keahlian. Misal kita mengambil kursus komputer , orang yang mengajarkan kita pasti orang yang ahli komputer. Begitu pula dengan Bahasa Inggris. Artinya, yang dibutuhkan di pendidikan luar sekolah adalah keahlian. walaupun kita memiliki sertifikat S2 dalam Bahasa Inggris tapi tidak bisa mengajar dan anak didik kita tidak bisa menerima ajaran kita, maka usaha kita jadi percuma.
Baik tidaknya mutu kualitas tergantung dari fasilitas yang di berikan coustomer. Jika fasilitas yang diberikan itu memadai maka usaha yang sedang kita lakukan akan berhasil. Pemberian materi dan teknik pengajaran adalah fasilitas poko yang harus diberikan kepada coustomer. Namun pada kenyataanya pemberian fasilitas pada customer belum bisa dipenuhi oleh pelaku usaha yang disebabkan ketidakprofesionalan para pengajarnya. Kecendurungan ini diduga menjadi penyebab ketidakmampuan suatu usaha kursus untuk bertahan dalam persaingan.
Oleh karena itu, untuk memulai suatu usaha jasa kursus dibutuhkan persiapan oleh para pelakunya. Hal yang paling berperan dalam memenuhi kepuasan cutomernya adalah para staff pengajarnya. Sistem pengajaran yang memuaskan akan menjadi senjata ampuh dalam mengembangkan usaha tersebut. Mengenai masalah di atas kami tertarik untuk melakukan usaha dalam bidang jasa pendidikan. pelayanan yang terbaik sebagai solusi, sehingga diharapkan kursus yang dijalankan memiliki pengeluaran yang rendah, maka biaya yang ditawarkan terjangkau oleh semua kalangan masyarakat yang ingin mengikuti kursus. Dengan adanya latar belakang di atas kami mngambil judul “ (IEC) Intan English Course” (Study course yang terjangkau namun berkualitas).
1.2 Permasalahan
a. Bagaimana model usaha kursus yang akan dijalankan.
b. Tipe pengajaran apa yang akan diterapkan dalam usaha kursus tersebut.
1.3 Tujuan Penulisan
a. Mengetahui model usaha kursus yang akan dijalaankan.
b. Mengetahui tipe pengajaran apa yang akan diterapkan dalam usaha kursus tersebut.
1.4 Usaha Yang Akan Di kembangkan
Adapun bentuk usaha yang akan kami jalankan adalah berupa perusahaan jasa yang bergerak di bidang lembaga bimbingan belajar (kursus) Bahasa Inggris dengan nama “ (IEC) Intan English Course” dengan memposisikan usaha kami sebagai pusat bahasa Inggris percakapan atau spesialisasi percakapan. Dengan moto “The Place for Fun and Quality EC Leads You to Success”.
BAB II. KELAYAKAN ASPEK
2.1 Aspek Pemasaran
Program ini sengaja di buka untuk TK, SD, SMp, SMA atau bagi orang yang ingin bisa menggunakan baasa inggris dengan mdah dan cepat. Baik bagi pemula maupun yang sudah pernah khusus. Metode yang kami berikan dengan pengajaran yang praktis dan mudah di pahami serta materi yang di sajikan dalam bentuk percakapan atau peragaan sehingga mudah untuk di pahami. Karena di bombing oleh instruktur-instruktur muda yang berpengalaman dengan penuh keakraban sehingga peserta didik dapat merasa nyaman dalam proses belajar.
Jadwal kurus yang kami berikan adalah sebagai berikut :
Pagi 08.00 – 09.00 , 09.30 – 11.00
Siang 13.30 – 15.00, 15.00 – 16.30, 16.30 – 18.00
Malam 19.00 – 20.30
Semua pertemuan dilakukan secara reguler dua kali dalam seminggu dengan durasi 90 menit/ pertemuan.
2.2 Aspek Financial
Dalam menjalankan usaha ini sebenarnya tidak memerlukan banyak biaya. Karena sebelumnya kami telah memposisikan lembaga kami sebagai tempat kursus yang bebiaya rendah namun berkualitas.
Biaya keselurahan di taksir sebanyak Rp 102.500.000
Yang terperinci dalam 7 komponen, yaitu sebagai berikut :
.1 Biaya renovasi dan persiapan tempat kursus…………….. Rp25.000.000,-
1.2 Biaya pekerjaan sipil……………………………………. Rp. 4.500.000,-
1.3 Perabotan dan peralatan belajar mengajar………………. Rp. 15.000.000,-
1.4 Perlengkapan administrasi………………………………. Rp. 6.000.000,-
1.5 Biaya pra-operasi………………………………………… Rp. 10.000.000,-
1.6 Continguensi…………………………………………….. Rp. 12.000.000,-
1.7 Modal kerja permanent………………………………….. Rp30.000.000,-
Jumlah biaya usaha Rp 102.500.000
Semua biaya di atas adalah hasil pengumpulan dana pribadi kami.
Jenis level/ Tingkatan Uang Kursus Kelas Pagi , Siang & Malam Pelajar
1. Level Pre Basic I (TK, SD) Rp. 25.000,-
2. Level Pre Basic II (TK, SD) Rp. 25.000,-
3. Level Pre Basic III (SD) Rp. 30.000,-
4. Level Beginner (SD, SMP) Rp. 30.000,-
5. Level Basic I (SD, SMP) Rp. 32.000,-
6. Level Basic II (SD, SMP) Rp. 32.000,-
7. Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 32.000,-
8. Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,- Rp. 45.000,-
9. Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 50.000,-
10. Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 55.000,-
11. Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp 60.000,-
12. Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 65.000,-
13. Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 70.000,-
14. Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 75.000,-
Jumlah Rp. 446.000,- Rp. 420.000,-
BAB III. KESIMPULAN & PENUTUP
-Kesimpulan
1. Model usaha kursus yang kami jalankan adalah agar berkomunukasi dengan baik. Untuk itu, proses pembelajaran kami lebih condong pada praktek bukan teoritis.
2. Tipe pengajaran yang kami terapkan adalah general English (percakapan sehari – hari).
- Penutup
Dengan mengacu pada uraian kami di atas maka, kami juga memiliki harapan – harapan kedepan nantinya. Harapan dalam kurun waktu satu tahun pertama, kursus kami sudah dikenal oleh masyarakat dan tempat kami sudah memenuhi daya tampung. Kedepannya agar kami bias mendirikan cabang lain di Jakarta Selatan serta usaha kursus kami dapat di kenal oleh masyarakat jabodetabek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar