Tingkat perekonomian Indonesia memang semakin memburuk, di tambah lagi tingkat pendapatan nasionalnya semakin rendah. Hal ini terjadi karena manusia nya sendiri yang tidak bisa mengatur diri. Mereka sering sekali menyalahgunakan kepentingan umum sebagai kepentingan pribadi.
Pada situasi yang seperti ini, pemerintah justru mempunyai rencana menaikan harga BBM bersamaan dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik tanggal 1 April mendatang. Dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik sebesar 10 persen bagi pelanggan di atas 900 Volt Ampere (VA) , dan kenaikan harga BBM yang menjadi Rp 6500 per liter. Hal ini bisa memicu semua harga bahan-bahan baku naik atau jika kita naik angkutan umum pun harus membayar dengan biaya yang mahal, sehingga akan menyengsarakan masyarakat kecil.
Menurut pemikiran saya, pemerintah kurang tepat jika harus mengadakan rencana kenaikan BBM bersamaan dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik. Alasan saya cukup singkat, kita bisa liat di Negara kita ini tingkat penganggurannya tinggi, mereka mau makan apa jika BBM dan Tarif Dasar Listrik naik?. Pemerintah seharusnya mengerti akan hal itu.
Perekonomian kita saat ini kurang bagus. Jangan di tambahi dengan kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik secara bersamaan, karena ini bisa menyengsarakan rakyat kecil. Pemerintah harus bisa lebih bijaksana lagi dalam menentukan rencana kenaikan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar