Pada masa pemerintahan sby , sby membentuk beberapa struktur pemerintah yang mempengaruhi perekonomian Indonesia.
Pemerintahan Gotong Royong
Kebijakan bergotong royong merupakan langkah yang di lakukan Presiden SBY untuk merangkul parpol-parpol yang kalah dalam pemilu 2009 dalam memmbangun bangsa dan negara. Keadaan ekonomi Indonesia pada masa pemerintahan gotong royong ini memiliki karakteristik sebagai berikut :
- Rendahnya pertumbuhan ekonomi yang dikarenakan masih kurang berkembangnya investasi terutama disebabkan oleh masih tidak stabilnya kondisi sosial politik dalam negeri.
- Dalam hal ekspor, sejak 2000, nilai ekspor non-migas Indonesia terus merosot dari 62,1 miliar dollar AS menjadi 56,3 miliar dollar As tahun 2001, dan tahun 2002 menjadi 42,56 miliar dollar AS.
Pemerintahan Indonesia Bersatu
Kabinet Indonesia bersatu merupakan kabinet pemerintahan Indonesia yang dibagi menjadi Kabinet Indonesia bersatu jilid I dan II
Pada Indonesia bersatu jilid 1 yaitu pada tahun 2004 sampai 2009 utang di Negara kita meroket drastis dari 1275 triliun menjadi 1667 triliun pemerintahan SBY “sangat berhasil” dalam tugas utang mengutang . Dengan sistem kebijakan pemerintah SBY saat ini, rakyat Indonesia dipaksa menanggung beban utang para bankir yang sudah kaya lewat beragam penyunatan subsidi seperti pendidikan (BHP) dan kesehatan. Pada saat yang sama, rakyat yang tidak ikut melakukan kesalahan dan tidak pernah menikmati utang, harus membayar minyak/BBM, listrik dan air yang mahal, agar negara bisa membayar utang utang Negara di tambah subsidi pendidikan dan minyak di cabut dengan alasan yang tidak jelas . Moral bangsa Indonesia sudah tidak ada lagi, banyak penyimpangn yang yang terjadi pada jilid I ini. Dan tidak ada lagi rakyat yang berada pada posisi atas menengah ataupun yang bawah.
Sekarang dilanjut pada Indonesia bersatu jilid II. Kita tidak bisa langsung mengetahui bagaimana kinerja pemerintah yang sekarang karena mereka baru menjabat 2 tahun . Masih ada 2 tahun lagi untuk memperbaiki kedepannya . Tapi melihat kondisi perekonomian Indonesia yang sekarang ini sulit rasanya menstabilkan ekonomi seperti pada zaman pemerintahan pembangunan pada masa presiden soeharto dulu . Banyak sekali masalah masalah penting di jaman pemerintah jilid I dan II yang hilang begitu saja tanpa tau akhir inti dan akar kemana permasalahan itu berawal
Kesimpulan:
Berdasarkan kasus diatas , perekonomian di Indonesia sejak Orde Lama hingga sekarang, dapat di simpulkan bahwa keadaan ekonomi negara kita mengalami jatuh bangun. Negara kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang dapat di katakan berhasil adalah ketika pemerintahan Soeharto pada masa orde lama. Akan tetapi lambat laun , perekonomian bangsa kita mengalami gejolak, hal ini dapat dilihat dari :
1. Pengangguran semakin meningkat karena jumlah lapangan pekerjaan yang terbatas
2. Kemiskinan yang semakin meningkat
3. Masih banyak anak miskin yang kurang merasakan pendidikan
4. Banyaknya koruptor yang berkeliaran
5. Masih memiliki hutang luar negeri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar